An adjective
acts as the head of an adjectival phrase. In the simplest case, an adjectival phrase consists solely of the adjective; more complex adjectival phrases may contain one or more adverbs modifying the adjective ("very strong"), or one or more complements (such as "worth several dollars", "full of toys", or "eager to please"). In English, attributive adjectival phrases that include complements typically follow their subject ("an evildoer devoid of redeeming qualities").
In many languages, including English, it is possible for nouns to modify other nouns. Unlike adjectives, nouns acting as modifiers (called attributive nouns or noun adjuncts) are not predicative; a beautiful park is beautiful, but a car park is not "car". In English, the modifier often indicates origin ("Virginia reel"), purpose ("work clothes"), or semantic patient ("man eater"). However, it can generally indicate almost any semantic relationship. It is also common for adjectives to be derived from nouns, as in English boyish, birdlike, behavioral, famous, manly, angelic, and so on.
Many languages have special verbal forms called participles that can act as noun modifiers. In some languages, including English, there is a strong tendency for participles to evolve into adjectives. English examples of this include relieved (the past participle of the verb relieve, used as an adjective in sentences (such as "I am so relieved to see you"), spoken (as in "the spoken word"), and going (the present participle of the verb go, used as an adjective in sentences such as "Ten dollars per hour is the going rate").
Other constructs that often modify nouns include prepositional phrases (as in English "a rebel without a cause"), relative clauses (as in English "the man who wasn't there"), other adjective clauses (as in English "the bookstore where he worked"), and infinitive phrases (as in English "cake to die for").
In relation, many nouns take complements such as content clauses (as in English "the idea that I would do that"); these are not commonly considered modifiers, however.
Adjective order
In many languages, attributive adjectives usually occur in a specific order. Generally, the adjective order in English is;
1. article or pronouns used as adjectives
2. intensifier
3. quality
4. size
5. age
6. color
7. participle
8. proper adjective
9. noun used as adjectives
10. headnoun
So, in English, adjectives pertaining to size precede adjectives pertaining to age ("little old", not "old little"), which in turn generally precede adjectives pertaining to color ("old white", not "white old"). So, we would say "A nice (opinion) little (size) old (age) white (color) brick (material) house". However, some native speakers will say, "a big, ugly desk" (size, opinion) instead of "an ugly, big desk" (opinion, size), for example.
This order may be more rigid in some languages than others; in some, like Spanish, it may only be a default (unmarked) word order, with other orders being permissible to shift the emphasis.
Comparison of adjectives
In many languages, adjectives can be compared. In English, for example, we can say that a car is big, that it is bigger than another is, or that it is the biggest car of all. Not all adjectives lend themselves to comparison, however; for example, the English adjective extinct is not considered comparable, in that it does not make sense to describe one species as "more extinct" than another. However, even most non-comparable English adjectives are still sometimes compared; for example, one might say that a language about which nothing is known is "more extinct" than a well-documented language with surviving literature but no speakers. This is not a comparison of the degree of intensity of the adjective, but rather the degree to which the object fits the adjective's definition.
Comparable adjectives are also known as "gradable" adjectives, because they tend to allow grading adverbs such as very, rather, and so on.
Among languages that allow adjectives to be compared in this way, different approaches are used. Indeed, even within English, two different approaches are used: the suffixes -er and -est, and the words more and most. (In English, the general tendency is for shorter adjectives and adjectives from Anglo-Saxon to use -er and -est, and for longer adjectives and adjectives from French, Latin, Greek, and other languages to use more and most.) By either approach, English adjectives therefore have positive forms (big), comparative forms (bigger), and superlative forms (biggest). However, many other languages do not distinguish comparative from superlative forms.
Super Zuper Blog
Kamis, 26 Agustus 2010
Selasa, 24 Agustus 2010
football lovers EPL
Gallas Inginkan Gelar Juara Liga Primer
Bek Tottenham Hotspur William Gallas ingin menyumbangkan gelar juara untuk tim barunya itu.
24 Agu 2010 12:37:00
Setelah resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, William Gallas menegaskan keinginannya untuk membawa tim barunya itu ke tangga juara Liga Primer Inggris musim ini.
"Mengakhiri musim lalu dengan menduduki peringkat keempat menunjukkan Tottenham banyak mengalami perkembangan," katanya dikutip The Sun, Selasa (24/8).
"Saya harap, musim ini kami bisa menuntaskan musim di posisi yang jauh lebih baik. Jika mungkin memenangi Liga Primer Inggris," lanjutnya lagi.
"Kami hanya harus pecaya pada kemampuan diri kami sendiri. Kami punya banyak pemain muda dengan kualitas yang bagus, mereka hanya harus percaya pada kapasitas mereka untuk melakukan sesuatu dan saya harap kami bisa meraihnya."
Gallas menegaskan jika loyalitasnya musim ini hanya untuk Tottenham dan tak lagi memikirkan Arsenal yang sudah empat musim dibelanya.
"Bukan keputusan mudah untuk pindah, tapi faktanya saya sudah ada di sini dan saya akan memberikan yang terbaik yang saya punya. Saya ingin menunjukkan ke semua orang jika saya masih ada," paparnya.
"Mengakhiri musim lalu dengan menduduki peringkat keempat menunjukkan Tottenham banyak mengalami perkembangan," katanya dikutip The Sun, Selasa (24/8).
"Saya harap, musim ini kami bisa menuntaskan musim di posisi yang jauh lebih baik. Jika mungkin memenangi Liga Primer Inggris," lanjutnya lagi.
"Kami hanya harus pecaya pada kemampuan diri kami sendiri. Kami punya banyak pemain muda dengan kualitas yang bagus, mereka hanya harus percaya pada kapasitas mereka untuk melakukan sesuatu dan saya harap kami bisa meraihnya."
Gallas menegaskan jika loyalitasnya musim ini hanya untuk Tottenham dan tak lagi memikirkan Arsenal yang sudah empat musim dibelanya.
"Bukan keputusan mudah untuk pindah, tapi faktanya saya sudah ada di sini dan saya akan memberikan yang terbaik yang saya punya. Saya ingin menunjukkan ke semua orang jika saya masih ada," paparnya.
contoh text pidato bahasa inggris
hello temen2...,kali ni ni....... aku mau berbagi ilmu n bantu2 kalian,mungkin kalian lagi nyari pidato bahasa inggris atau hanya belajar kayak orang2 pintar....karena kalau nyari text pidato bahasa inggris tu sulit di internet,mungkin kaleee......
EXAMPLE OF Speech
Dear ladies and gentlemen. I am really glad to see you all here today.
In this good occasion, I am really honored to address you on behalf of the chief of the committee of this program. In relation with this, we also say gratitude for all staff of the committee who are responsible for this program.Dear ladies and gentlemen, at this moment, I have something to deliver regarding “The Nine Years Duty of Education Program”. I am sure that you all know about this kind of program, because we deal with education in our daily activity. This theme is very essential, why? Because without this, our nation will be left far behind another nations. Also, in this opportunity we would like to explain three major reason of “The Nine Years Duty of Education Program”.
First, to avoid our nation from uncivilized and poverty. The reason is clear, and in fact many people in our country who are poor are uneducated persons.
Second, to respect and appreciate our heroes struggled in the past, such as Soekarno Engineer, Mochammad Hatta, , until Diponegoro Prince.
And the last but not least, the third is to compete our nation with another countries. Noe, let’s imagine how if our people are not smart, maybe another nations would colonize our country like in the past. Now, take a look at Japanese, they are very discipline in study, that’s whay they are success.
Dear ladies and gentlemen, that’s all for now. And the conclusion is we must apply “The Nine Years Duty of Education Program” to avoid the reasons above. That’s a point.
Once again, I hope it will be useful for you all. Thank you for your kind attention, and see you in the next occasion.
Para hadirin yang saya hormati, saya sangat bahagia dapat berada disini. Pada kesempatan ini, izinkan saya memberikan hormatkepada ketua pelaksana kegiatan ini, juga tak lupa saya ucapkan terimakasih pada seluruh panitia yang sangat bertanggung jawab dan telah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini.
Para hadirin yang saya hormati,saat ini ada yang ingin saya sampaikan kepada hadirin berkenaan dengan program “Wajib Belajar Sembilan Tahun” . Saya yakin para hadirin telah mengetahuiprogram ini. Tema ini sangatlah penting, mengapa? Sebab tanpa program ini, bangsa kita akan ketinggalan jauh dibelakang bangsa lain. Baiklah, pada kesempatan ini, saya ingin menjelaskan 3 alasan utama dari program “Wajib Belajar Sembilan Tahun”, antara lain :
Pertama, untuk menghindarkan bangsa kita dari keterbelakangan dan kemiskinan, alasannya jelas, karena faktanya banyak orang-orang miskin adalah yang pendidikannya kurang.
Kedua, untuk menghargai dan menghormati jasa para pahlawan kita di masa lalu seperti Ir. Soekarno , mohammad hatta, hingga Pangeran Diponegoro.
Ketiga, yang terkahir dan tak kalah pentingnya adalah agar bangsa kita bias bersaing dengan bangsa lain. Sekarang mari kita bayangkan bagaimana jika rakyat kita tidak cerdas, mungkin bangsa lain akan menjajah negara kita seperti di masa lalu. Lihatlah orang-orang jepang, mereka selalu disiplin dalam belajar.
Para hasirin yang saya hormati, demikian yang saya sampaikan, dan kesimpulannya adalah kita harus menjalankan “Wajib Belajar Sembilan Tahun”, itulah intinya.
Sekali lagi, saya berharap semoga yang saya sampaikan berguna bagi para hadirin
Terima kasih atas perhatiannya, dan sampai jumpa di lain kesempatan.
Para hadirin yang saya hormati,saat ini ada yang ingin saya sampaikan kepada hadirin berkenaan dengan program “Wajib Belajar Sembilan Tahun” . Saya yakin para hadirin telah mengetahuiprogram ini. Tema ini sangatlah penting, mengapa? Sebab tanpa program ini, bangsa kita akan ketinggalan jauh dibelakang bangsa lain. Baiklah, pada kesempatan ini, saya ingin menjelaskan 3 alasan utama dari program “Wajib Belajar Sembilan Tahun”, antara lain :
Pertama, untuk menghindarkan bangsa kita dari keterbelakangan dan kemiskinan, alasannya jelas, karena faktanya banyak orang-orang miskin adalah yang pendidikannya kurang.
Kedua, untuk menghargai dan menghormati jasa para pahlawan kita di masa lalu seperti Ir. Soekarno , mohammad hatta, hingga Pangeran Diponegoro.
Ketiga, yang terkahir dan tak kalah pentingnya adalah agar bangsa kita bias bersaing dengan bangsa lain. Sekarang mari kita bayangkan bagaimana jika rakyat kita tidak cerdas, mungkin bangsa lain akan menjajah negara kita seperti di masa lalu. Lihatlah orang-orang jepang, mereka selalu disiplin dalam belajar.
Para hasirin yang saya hormati, demikian yang saya sampaikan, dan kesimpulannya adalah kita harus menjalankan “Wajib Belajar Sembilan Tahun”, itulah intinya.
Sekali lagi, saya berharap semoga yang saya sampaikan berguna bagi para hadirin
Terima kasih atas perhatiannya, dan sampai jumpa di lain kesempatan.
temen2,please tolong di koreksi ya....mungkin ada yg salah ....aha.........thanks
look it......www.fatihsyuhud.com
look it......www.fatihsyuhud.com
Langganan:
Postingan (Atom)


